Dosa lagi
Pagi yang sulit untuk dijalani perut terasa lapar sekaligus pengar.
Semalam banyak kejadian yang membuat aku belajar lebih, dalam hal baik atau buruk tidak penting karena semua dapat dijadikan pengalaman.
Dosa lagi intinya, katanya berat badan ideal tanpa lemak perut yang maju dapat dicegah dengan tidak meminum alkohol.
Tapi apalah daya, jajaran tertinggi dari kasta kami menyodorkan bergelas-gelas minuman yang katanya kerisauan hati akan lepas.
Tak dapat ditolak maupun mengelak, namun lama kelamaan yang awalnya ditawarkan justru mengembalikan keadaan dengan menawarkan.
Kadang kita memang tak dapat mengontrol semua yang kita lakukan jika sudah merasakan mabuk.
Mabuk cinta juga seperti itu, merasa bagaikan duduk di singgasana dan menjadi raja.
Sayangnya banyak tontonan apik yang tidak terduga, dengan mata kepala sendiri aku melihat sekaligus mengerti lelaki dewasa.
Meskipun aku tak tau bagaimana nantinya aku ketika sedang berada pada titik keemasan diriku, sepertinya aku tak ingin melakukannya seperti itu.
Dunia hitam ini mengajarkan yang terang bisa jadi pudar, dan yang sedari awalnya gelap bisa jadi sebenarnya ingin menjadi terang.
Banyak orang berkata, "wanita diuji ketika laki-laki tak memiliki apa-apa"
Disebelah orang yang berkata itu, "Laki-laki diuji ketika semuanya sudah ada"
Kuno tapi kenyataan seperti itu bro...
Sepertinya tidak baik menceritakan orang lain, diary kecil ini harusnya untuk diriku saja.
Namun sepertinya kurang lengkap jika tidak dicurahkan semuanya dihati.
Meskipun kemarin rasanya begitu ramai, suara musik berpantul ke dinding satu ke satunya.
Ada yang menganjal, aku merasa tidak terlalu nyaman.
Rasa sepi ditengah keramaian itu menyedihkan sekali.
Untungnya ikan egois selalu setia disamping, memberikan senyuman dan terus menyodorkan gelas.
Memang benar teman terbaik adalah orang yang selalu menertawakanmu dan memberikan hal buruk pertama kepadamu.
Dalam hal rutinitas pagi ini aku lebih berfokus pada game yang baru saya aku download, cukup mudah game ini tapi dapat membuat nostalgia dengan jaman dulu.
Insaniquarium, pernah dengar? Permainan ikan yang kita rawat dan nantinya akan ada musuh yang harus kita kalahkan.
Hampir setengah dari jam kerja lu gunakan untuk melihat dan membaca cara bermainnya diinternet.
Namun saat malam tiba, tepatnya menjelang pulang banyak sekali pekerjaan yang tiba-tiba datang tanpa aba-aba.
Menulis ini saja membutuhkan belasan menit untuk mendapatkan konsentrasinya.
Kau pikir menulis seperti ini mudah? Kadang saja aku harus mencari kosa kata yang tepat dan berima.
Walaupun aku yakin tidak akan peminat dalam jumlah besar yang membaca setidaknya aku hanya mengusir rasa rindu akan menulis, sekaligus mengusir rasa rindu terhadap orang yang pernah dengan setia menunggu hasil dari tulisanku.
Nantinya aku sudah siap disiksa oleh Hulk Hitam, ya itu julukan baru untuk PT yang menjadi guruku dalam hal kesehatan tubuh.
Katanya esok pagi kami akan berjogging, tapi semoga saja tak hujan.
Aku berterima kasih atas kemarin malam dan juga hari ini, aku menikmati bagaimana cara mencintai diriku.
20 September 2020
Baca juga :


Post a Comment