Dear Orang Ketiga
Markas Cetar - Dear Orang Ketiga ini dibuat untuk orang yang menjalani hubungan cinta segitiga baik buruknya tinggal dikoreksi apakah benar atau salah tergantung bagaimana keadaan ketika membaca artikel ini
Dear Orang Ketiga

Dear Orang Ketiga

Kamu hadir ditengah, gersangnya sebuah hubungan. Jenuhnya hari dan datarnya perasaan.
Tapi bukankah dirimu hanyalah orang baru? Apa kau benar mengenal orang yang ingin kau rebut?
Sanggupkah engkau dengan segala kebiasaan buruknya? Bisa setiakah dirimu selalu bertahan
diabaikan demi apa yang dia citakan?
Seperti sebuah ladang yang menanti datangnya hujan lebat, kau pun hadir berperan menjadi hujan dan jawaban dari pada doa yang dipanjatkan.
Tak ada yang menjengkal dirimu, hanya saja cinta yang aku tau bukan seperti ini. Takutnya kau hanya sekedar kagum dan tak terima jika apa yang kau harapkan darinya ternyata tak sesuai dengan yang kau bayangkan.
Dirimu apakah pernah berpikir? Cinta yang kau rasakan sudah menutup padangan dan logikamu? Jika dia baik apa mungkin, dia meninggalkan pasangannya demi bersatu dengan cinta yang baru? Begitukah yang kau maksud baik? Bahagia dengan mematahkan hati seseorang.
Dan ku rasa jawabanmu adalah setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, ataupun mungkin alihmu dapat mengatakan bisa saja orang yang dia tinggalkan memang tak pantas.
Siapapun boleh merasa jawaban itu adalah jawaban terbaik, tapi justru itu lucu. Sudah tampak jelas disini bahwa cinta itu pembodohan, menutup apa yang seharusnya kita pikirkan secara matang.
Bagaimana dengan pertanyaan ini? Jika, memang orang yang meninggalkan justru yang tak pantas? Dia yang mencoba membuka celah sehingga kau menjadi orang ketiga.
Harusnya kau tau, manusia adalah makhluk yang sangat tidak berpuas diri. Jika dulunya dia dapat melakukannya, tidak berpikir bahwa nantinya ia akan melakukan hal yang sama kepadamu?
Aku hanya berpendapat jika kau merasakan apa yang dikatakan goresan hati ini benar ubah secepatnya. Hanya saja aku heran mengapa orang ketiga tidak dikategorikan sebagai orang yang salah?
Akan ada pernyataan, kucing mana yang tidak berminat jika diberikan ikan asin. Betul?
Tapi bukankah kita sudah mengamanatkan kepada penjaga ikan tersebut agar menjauhkannya ikan tersebut dari sang pemangsa? Menutup rapa dengan tudung saji, juga berbagai cara lain.
Itu hanyalah alasan klasik yang dapat dipatahkan dengan mudah, jika memang tak memiliki cinta yang besar katakan saja.
Untungnya aku tak pernah merasakan hal tersebut, haram hukumnya bagi laki-laki mencoba hal tersebut. Setialah jika memang kau sudah memiliki kebiasaan lama dengan seseorang, dan jika kosong carilah hati yang masih belum memiliki tuan. Bukan justru sebaliknya.
Hubungan yang baik pastilah diawali dengan kisah yang baik, jika tidak cobalah lihat kembali siapa yang menjadi salah dalam kisah tersebut.
Untuk orang ketiga; Apa jadinya jika suatu saat kau merasakan apa yang pernah dirasa seseorang, dibuang begitu saja? Ditinggalkan dengan keadaan yang masih sayang-sayangnya? Gelarmu adalah penggoda.
Untuk kau yang memilih orang ketiga; Percayalah dia pernah merebutmu, dan karma selalu menghantui. Ketika kau berjalan dia membayangi dan selalu menanti waktu yang tepat untuk memberikanmu rasa yang sama dengan orang yang kau tinggalkan. Julukanmu adalah pengkhianat.
Dan untuk kamu orang yang ditinggalkan; Sehebat apapun sakitnya, seberat apapun kenyataannya, atau sehancur apapun dirimu saat ini. Tenang segalanya akan berlalu seperti pelangi yang hadir selepas badai menghadang. Biarkan dirimu merelakan penggoda dan pengkhianat hidup bersama dan percaya pada kata "Gusti ora sare". Sebutan yang pantas untukmu adalah sibodoh.
RA Feat Kelvin Junior,


Post a Comment