Ads

Oza & Tulen

Markas Cetar - menciptakan sebuah tokoh fiksi Oza & Tulen dalam setiap cerita lucunya untuk itu disini akan membahas tentang pengenalan karakter tersebut.

Oza & Tulen

Pengenalan Oza


Oza adalah seorang anak dari kedua pasangan suami-istri keturunan Chinese, memiliki rambut hitam agak kecoklatan karena efek bermain layangan semasa dia kecil. Putih, bermata segaris, dan bertubuh gempal.

Lahir dari keluarga chinese mungkin Oza tidak terlalu beruntung, biasanya orang dari keturunan tersebut bisa dikaitkan dengan memiliki sebuah usaha keluarga serta memiliki keunggulan dibidang financial.

Hal ini juga yang memungkin dirancang oleh sang pecipta agar ia bertemu semua orang dilingkunganya.

Lahir dari keluarga yang biasanya saja itu tidak mengapa, tapi mati dengan keadaan tidak memiliki apa-apa itu sebuah kegagalan. Setidaknya untuk anak umur belasan tahun dia sudah cukup memiliki pemikiran yang dewasa.

Selain itu Oza anak yang cukup pintar jika dibilang pintar sekali tidak, mungkin kelebihan anak ini terletak pada rasa ingin taunya yang besar sehingga ia selalu suka belajar dengan hal baru.

Suka menulis, juga lebih menyukai semua yang berbau tentang perasaan, memiliki cita-cita menjadi seorang dokter hewan semaca kecilnya. Namun berubah ketika dia tau bahwa menjadi seorang dokter itu memerlukan biaya yang pastinya dapat membuat Ibunya justru mengalami Stroke Ringan.

Humoris juga menjadi salah satu karakter tokoh ini, namun dia sering membuat segalanya menjadi lebih dramatis. Namun tak Jarang Oza sering menutupi kesedihannya, meskipun tidak berhasil.

 Pengenalan Tulen

Sesuai dengan namanya Tulen dia adalah seorang dari jawa, dari kecil katanya dia sudah tak mengenal siapa ibunya. Menyedihkan terlebih dia tak ingin membahas tentang asal usulnya. Dia tinggal bersama dengan Ayahnya.

Ayahnya yang masih muda dan cukup tampan, berhasil mewariskan setidaknya sepertiga kharismanya kepada Tulen. Tapi tidak pada parahnya dia hanya manis, dan tidak bosan untuk dipandang.

Untuk permasalahan paras, sudah tidak perlu dibahas. Tentunya dia adalah remaja yang rupawan nan berkulit hitam.

Dia memiliki satu buat lengsung pipi dibagian kiri, juga diangugerahi oleh Tuhan suara yang merdu. Meskipun tidak terlalu pintar dalam hal akademik, Tulen adalah anak yang memiliki jiwa seni. Mulai dari bermain gitar, melawak, menyanyi semuanya bisa.

Sebuah julukan didapatkannya dari sahabat karibnya, "Mutiara Hitam Dari Jawa". Talentanya yang dikagumi oleh teman-temannya memang sulit didapatkan insan lain.

Meskipun dia dapat berbicara dengan fasih menggunakan bahasa jawa, namun ketika ia berbicara dengan bahasa indonesia. Dia lebih tampak seperti orang betawi. Mungkin karena dari kecil ia sudah dibawa ayahnya ke Ibukota.

Tulen adalah anak yang bisa dibilang seperti kekurangan gizi, sangat bertolak belakang dengan oza yang memiliki tumbuh gempal dia kurus kering, berambut gelombang, mata yang bulat, serta kulit sawo matang.

Memiliki sifat cuek dan lebih banyak diam jika bertemu dengan orang baru. Oza bisa dibilang cukup beruntung karena kekurangannya tertupi oleh Oza yang sangat mudah berteman. Mungkin karena itulah mereka sangat akrab satu sama lain.

***

Teriknya matahari saat itu memaksa dua pemuda itu untuk berteduh disebuah pohon ceri yang rindang nan berbuah lebat.

"Hidup gini amat ya? Kalo aku orang kaya pasti aku pulang naik mobil gaperlu kepanasan seperti ini," kata Oza dengan ekpresi yang sok dibuat-buat sedih

Tulen yang awalnya malas menanggapi akhirnya buka suara karena kesal mendengarkan keluhan sahabatnya.

"OJO MIMPI WAE CUK!"

"Aku kasih tau Len, All start from a dream.. !!" perkataan Tulen dijawab cepat oleh Oza yang saat ini sok mengangkat kedua tangannya dan berasa seperti leornado dicaprio waktu di kapal titanic.

"Ngomong apa koe cuk? Urung madang? Kencot ya? , yawis nganah menek wit karsem" Tulen merasa menang karena dia tau Oza tidak akan mengerti apa yang dikatakannya, Sama seperti apa yang dikatakan Oza.

Dengan wajah sedikit kebingunggan Oza merangkak ke arah Tulen serta berteriak dengan keras "yowes! AING MACAN !!!".

Akhirnya mereka berdua tertawa bersama, hidup akan lebih berwarna ketika kita memiliki sahabat sejati.

Seperti itulah kedua sahabat itu dengan garis keturunan yang berbeda namun mereka tetap menjalin persahabatan dengan hangat.

No comments

Powered by Blogger.