Ads

Hulk Hitam Dan Bebek Galau

Pagi datang terlalu cepat, sepertinya mimpi saja sudah tak sempat.

Aku cukup terganggu akan janji berlari pagi yang semalam aku buat dengan Hulk Hitam dan Bebek Galau.

Tidurku jadi tak nyenyak, terlelap pada pagi buta namun harus bangun pagi buta juga.

Hanya berjarak sekitar 3 sampai 4 jam untuk istirahat dan harus memaksa kembali lemak-lemak tubuh.

Janji tinggal janji, aku menginkar. Meski aku sudah paksakan diri untuk tetap pada prinsip yang tak ingin berdusta.

Mungkin saja tubuh ini terlalu lelah sehingga tidak dapat menahan rayuan kasur yang menggoda.

Padahal aku sempatkan bangun pada jam 6.30, ku lihat layar gawai dengan mata yang begitu sepat.

Tidak ada yang mencari atau sekedar bertanya janji yang dibuat bagaimana? Seperti janji malam kemarin sudah tertimpa dengan nikmatinya memeluk guling sembari dihangatkan oleh selimut.

Bisa jadi ini efek samping dari konsisten yang aku lupakan, setelah dosa lagi yang ku buat katanya segala alkohol yang masuk tubuhku harus dibantai kembali.

Seandainya rasa rindu yang ada seperti alkohol atau lemak yang dapat dibakar, diri ini tak akan begitu sendu.

Lucunya, ketika siang aku bertemu dengan Hulk hitam ditempat yang sama untuk bertukar pikiran sembari menikmati oksigen yang dihasilkan dari Nikotin dan Tar.

Katanya ia ada acara hari ini dan tidak dapat menemani aku berlatih. Namun ia memberikan intruksi yang cukup aku mengerti agar dapat tetap menjaga kestabilan tubuh yang mulai membaik.

Tak ada yang spesial hari ini, hanya saja ada beberapa angka sudah diberikan ini juga menentukan bagaimana nasib aku kedepannya.

Kata kembali atau justru kata pergi belum pasti, tapi nantinya akan ku beri.

Sekian kalinya aku dihadapkan dengan dilema kehidupan yang kadang mengecoh dan kadang terkecoh.

Alibi-alibi yang diberikan layaknya bisnis ponzi, alih alih menawarkan mimpi semua justru pupus layaknya bunga mawar tanpa gizi.

Entah harus berkata apa aku cukup terkejut tapi tak sampai hampir mati, karena sudah selayaknya seperti aku yang mengabdi selama kurang lebih 4 tahun memperoleh yang manis.

Tapi jika aku pikirkan lagi nantinya kolam kecil ini bagaimana? Ikan besar juga butuh ikan kecil.

Ibarat berperang tidak akan ada jendral jika tak ada prajurit.

Sudah .... Kita lewati saja hari dengan baik.

Menjelang malam aku dipanggil kaisar, katanya ingin menyusun strategi berperang.

Tapi sepertinya tidak pada konteksnya, entah mengalir kemana sebagai salah satu ikan besar aku hanya dapat menggunakan filosofi tokai.

Mengalir dan mengikuti kemana arus membawa kotoran tersebut.

Malam nya, aku sudah pasti bolos lagi menjaga tubuh. 

Kaisar besar memberikan jamuan yang tidak tanggung dan cukup untuk si lemak berkembang biak dengan cepat.

Cukup banyak aku berternak lemak, sampai ikan hitam saja mengatakan ia lebih mencintai aku yang tidak insecure.

Padahal ia tak mengerti sulitnya memiliki perternakan lemak.

Bagaimana ia mengerti jika didalam perutnya bukan cacing melainkan naga Clash of Clan level 6.

Badan kecil dengan daya nafsu makan mengalahkan aku.

Dasar ikan hitam....

Kebetulan sekali, Hulk Hitam juga sedang dalam acara pikirku. 

Sepertinya hari ini adalah saat terbaik menikmati minuman soda yang katanya adalah musuh besar dalam menjaga berat badan ideal.

Sialnya, aku Hulk Hitam dan Bebek Galau berada pada satu tempat.

Dimana temannya Hulk Hitam dan Bebek Galau berulang tahun, aku dengan kaisar membuat perjamuan.

Akhirnya kami hanya saling melepar gurau untuk suasana yang kian kemarau.

Iming-iming minuman soda, yang ada aku terus digoda. Dihina bahkan dikatakan bahwa aku mudah terlena.

Namun ada hal yang kudapatkan lagi hari ini.

Tidak ada sebuah proses yang dapat berbohong pada hasil, konsisten dan niat hal pertama yang dibutuhkan dalam sebuah hasil sisanya hanya pendukung.

Aku sedang belajar tetap konsisten untuk hatiku  dan niat untuk angka tubuhku.

22 September 2020

Baca juga :

No comments

Powered by Blogger.