Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman

Markas Cetar - Sebuah Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman yang akan kita bahas kali ini merupakan kisah nyata yang benar adanya.

Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman
Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman
Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman

Bukan main , kepercayaan terhadap blog kecil ini mungkin sudah mulai diperoleh para pembaca, buktinya belakangan ini gua sendiri hampir kewalahan.

Banyak dari pada sahabar Markas Cetar yang mencoba ingin membagikan cerita diblog ini , meskipun selalu gua respon dengan baik , dan ga boong itu lumayan melelahkan.

Disamping gua sendiri yang memiliki aktivitas diluar blog , gua harus memikirkan revisi artikel orang yang sudah membagikan ke gua entah via Email , Facebook , maupun lainnya.

Seneng sih jujur , meskipun ini yang pertama kalinya gua merevisi Kisah Horor yang bener-bener murni dari orang yang gua ga kenal.

Kalo pada suka cerita yang True Story atau Kisah nyata bisa juga baca :


Sebelumnya mungkin dari temen gua , ataupun orang yang bisa dibilang gua masih pernah bertemu secara fisik langsung.

Kisah Horor Kali ini datang dari seseorang wanita yang sudah berusia , namun sebuah amanat gua dapatkan dari si pemberi cerita ini untuk menyamarkan nama penulisnya.

Kita sebut saja namanya Mbak Cantika , gua panggil  " Mbak " karena awal dari chat di Facebook memang sudah menggunakan panggilan tersebut.

Nah lanjut aja , baca Kisah Horor Mendapatkan Santet Kiriman Dari Mbak Cantika


-

Sebut saja nama saya seperti apa yang sudah di samarkan oleh pemilik blog ini , Cantika yaa mungkin itu nama samaran saya diblog ini.

Saya mau berbagi cerita mistis yang saya alami setelah menikah, sebenarnya saya sudah bisa merasakan yang namanya horor di sekeliling saya karena saya kalau lagi datang bulan, mudah banget ngeliat yang kasar mata.

Malah pernah suatu sekali jendela kamar saya diketuk sama mbak kunti dan saat saya buka tuh jendela, terlihat jelas dengan mata yang agak ngantuk ada sosok kunti ketawa sambil terbang tapi yang namanya ngantuk, ya bodoh amat.

Tinggal bobok aja lagi, pas udah pagi mau sholat subuh baru keringat dingin ingat malam nya di datangi mbak kunti.

Dan banyak Kisah Horor lainnya hanya saja gak seserem setelah saya menikah.

Jujur saja, saya bertemu dengan suami saya melalui perkenalan kami di facebook, walaupun saya waktu itu baru saja gagal menikah dengan pacar saya yang sudah 7 tahun pacaran.

Waktu saya lihat di foto profil nya, saya merasa dia akan menjadi suami yang baik tanpa memikirkan keluarga besar nya seperti apa, karena dia suka dengan saya maka dia langsung datang ke rumah untuk pertemuan pertama.

Rumahnya menuju rumah saya menempuh perjalanan sehari semalam, jadi setelah pertemuan pertama tidak sampai satu bulan kami menikah bawah tangan atau sirih tampa surat dari KUA karena suami belum punya dana.

Untuk pertama kali nya setelah di sirih, saya pergi ke rumah suami saya dan bertemu dengan abah panggilan untuk ayah suami, ibunya sudah meninggal pada saat suami masih duduk di pesantren.

Sempat canggung karena suami adalah anak terakhir dari 11 bersaudara dan di rumah yang saya datangi ada 3 saudara yang lain ikut numpang sama suami.

Dikatakan menumpang , karena memang rumah itu sudah menjadi milik suami sedang kan yang lain sudah mendapatkan jatahnya masing masing.

Singkat cerita, setelah saya sudah bisa di boyong ke rumah suami karena sudah ada dana untuk surat nikah, satu persatu saudara suami pergi dari rumah.

Memang gak kami usir tapi mereka gak malu sekaligus kesal dengan pernikahan kami sangat cepat sehingga persiapan untuk bangun rumah sangat sedikit.

Betapa senangnya saya saat hanya bisa berduaan dengan suami, masak untuk suami, becanda tawa sepuasnya, dan paling penting ke dapur gak perlu pakai kerudung atau Hijab lagi karna hanya ada suami dan abah.

Tapi semua itu tidak bertahan lama, selang beberapa hari setelah saudara suami yang laki laki pergi, kamar nya yang kosong dekat dapur tiba tiba terdengar suara sinden, teringat jelas oleh saya serta suami ada wanita yang bersinden juga aroma kembang.

Saya pun berteriak memanggil suami, entah apa yang saya ingat sehingga tanpa sadar suami langsung menggendong saya ke ruang teras, kebetulan suami memang badan nya 2 kali lebih besar sehingga mudah baginya menggendong saya dari dapur.

Saya betul betul ketakutan sampai gemetar, gimana gak gemetar, sinden yang saya dengar itu nyanyian memanggil kuntilanak.

Untunglah abah dan suami lulus pesantren jadi mengerti apa yang harus di lakukan.

Malam itu abah dan suami langsung menggelar sejadah.

Abah dikamar paling depan dan suami di kamar tengah, saya karena udah lemas tidur dikamar sendirian.

Saat abah dan suami lagi zikir, saya merasakan ada yang aneh di punggung dan pernafasan saya, sakit dan sulit bernafas, saya bener bener ketakutan, leher saya seperti ada yang mencekik.

Tak ada yang saya ingat selain rasa sakit sehingga saya teringat wajah ibu saya yang selalu mengingatkan saya tentang membaca shalawat. Spontan saya baca shalawat sehingga saya bisa berteriak.

"ABI.."

Mungkin karena terasa ada yang gak beres suami langsung lari kamar, saya menangis ketakutan dan badan penuh dengan keringat.

Tak lama kemudian abah mengambil air dan meminum kan air yang sudah di doakan, anehnya badan terasa amat lemas dan ngantuk.

Akhirnya saya pun tidur karena mengantuk suami pun ikut serta menyuruh saya tidur.

Pagi hari saya seneng karena udah gak kejadian apa apa, seperti biasa, saya masak dan beres beres rumah sambil telponan sama ibu sedangkan suami dan abah pergi ke kebun

Sedang asyik-asyiknya masak sambil teleponan, badan saya terasa ada yang menggerakkan ke menuju ke kamar depan bekas kamar kami dulu, kasur nya udah terbakar sehingga penuh asap.

Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman
Hanya Ilustrasi

Spontan saya ambil air dan memadamkan api yang mulai membakar kasur.

Setelah di siram dan saya lihat udah padam, saya pun kembali masak dan gak ada panik sama sekali, kayak orang bego.

Sampai akhirnya suami datang dari kebun, liat kamar berasap langsung teriak dengan bacaan istighfar.

Mendengar bacaan itu barulah saya kaget dan tau rumah kami hampir kebakaran. Suami melihat ada yang gak beres, diambil nya air dan dibacakan nya kalimat al-quran baru setelah itu di siram.

Aneh, baru sekali siram tuh api langsung padam.

Suami langsung cium dan memeluk ku dengan erat, bingung kenapa suami segitu ketakutan sama kejadian yang barusan terjadi

Saat itulah suami menceritakan semua nya pada saya bahwa banyak saudaranya yang gak suka melihat suami sudah hidup senang.

Sebelum menikah, suami selalu di hina dan di fitnah oleh saudaranya sehingga masyarakat sangat memusuhi nya, bukan tanpa sebab mereka melakukan hal itu pada suami.

Ada salah satu kakak nomor 2 yang sangat membenci nya, sebenarnya dialah biak kerok dari permusuhan antar saudara sehingga tidak ada satupun yang akur.

Suami anak terakhir mendapatkan jatah warisan rumah dan tanah serta kolam nya. Sedang kan kakak kakak nya mendapatkan rumah, kebun, tanah dan usaha batu bata serta genteng.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu atas ketamakan serta keangkuhan mereka sedikit demi sedikit semuanya terjual.

Hingga cuma punya suami yang tersisa.

Itulah yang ingin kakak ke keduanya tersebut memiliki nya karna tidak punya rumah sehingga numpang di rumah bekas karyawan.

Awalnya saya heran kenapa gak di ajak tinggal di rumah bersama suami karena banyak kamar yang kosong, rumah yang memiliki 6 kamar hanya terpakai 3 yaitu kamar abah, kamar saya serta suami dan saya paksakan satu kamar untuk kamar sholat.

Yang lain nya kosong.

Setelah suami cerita tentang kelicikan dan kekejaman terhadap suami dan abah, wajar jika abah dan suami tidak mau menampungnya.

Hingga memakai menggunakan cara tidak baik yaitu jalan mistis.

Setelah kejadian itu, saya sering merasa kan sakit tiba tiba apa lagi pas selesai azan maghrib dan lebih parah kalau pas selesai sholat isyak, rasanya nafas mau berhenti karena sakit di bagian tulang dan dada.

Yang membuat saya heran adalah saat suami memegang rasa sakit dengan bacaan al quran, rasanya seperti sakit nya berlipat ganda bercampur panas.

Tapi suami dan abah tak pernah berhenti membaca al quran dan bangun malam untuk kesehatan saya.

Saya pun tidak mau kalah, setiap perkerjaan apapun yang saya lakukan saya hiasi pakai bacaan istighfar, baik itu sedang nyapu, masak maupun nyuci piring.

Sekitar 2 minggu setelah kejadian itu, saya sakit sehingga suami yang mengganti perkerjaan saya, di dapur sedangkan saya hanya bisa tergeletak di atas tidur dan sekali kali di gendong suami duduk di teras depan agar saya tidak bosan di kamar.

Sambil ngobrol dengan abah, suami menyapu teras depan, saat suami memindah kan kardus ke luar, betapa kagetnya suami melihat ular hitam mati dengan anaknya.

Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman
Ular yang dimungkin bukan seperti ini , hanya agar pembaca dapat berimajinasi dengan baik.

Itupun kami temukan anak ular itu secara terpisah, entah apa yang membuat nya mati.

Saya pun tidak menghiraukan nya karna menurut saya wajar saja, walaupun ada sedikit heran.

Bagaimana ular itu bisa tinggal di situ, sedangkan saya selama ini nyapu gak pernah ketemu ular.

Prasangka gak enak saya terjawab, belum lama setelah kejadian ular itu, selang beberapa hari kemudian, saya menemukan ular di Hijab panjang saya.

Hijab tersebut adalah hijab kesukaan saya, untuk keluar buat jemuran kain atau menyapu halaman.

Saya baru memakai nya tak lama saya lepas Hijab nya karna saya di dalam rumah, pas mau saya ambil buat di pakai saya kaget ada ular yang sudah melingkar di Hijab saya.

Suami langsung cepat cepat membuang ular itu dengan kalimat zikir.

Saya pun mulai lelah dengan kejadian yang gak masuk akal, belum lagi saya terbangun karena suara gak jelas, seperti suara perempuan ketawa ataupun suara lainnya.

Yang gak tahan kalau ada bau busuk yang selalu tercium.

Mungkin karena stress saya pun keguguran sampai 2 kali dan sering marah sama suami sampai sampe minta cerai dan mau minggat dari rumah.

Alhamdulillah, ada salah seorang teman abi menyarankan bertemu dengan salah satu ulama, untuk minta doanya agar rumah tangga kami tetap harmonis.

Saat kami sampai di sana, kyai memberikan kami air dan garam untuk di tabur di lingkungan rumah dengan bacaan al quran, termasuk kamar mandi yang saya selalu jatuh tampa sebab sehingga mengalami keguguran.

Selama pengobatan, suami gak pernah ninggalin saya sendirian bahkan ke kamar mandi saya pun di tunggu in karena hampir tiap malam, kami mendengar suara ribut, seperti ada yang di ketok berkali kali atau ada barang yang jatuh padahal gak ada orang di situ.

Sekitar seminggu rumah kami hampir setiap malam kejadian nya seperti itu, belum lagi bau busuk yang tiba tiba datang sehingga membuat bulu kuduk merinding.

Tapi semua itu tak berlangsung lama, setelah sudah tidak ada kejadian seperti itu lagi.

Kami pun melihat sedikit demi sedikit perubahan yang terjadi dari salah satu saudara suami.

Tertiup kabar bahwa mereka mulai kebingungan masalah ekonomi dan masalah yang lainnya sehingga mau tak mau berhutang sana sini.

Kami diam dengan sikap berbaik sangka, mungkin itu ujian yang Allah berikan olehnya.
Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman
Gambar ini dipilih karena memiliki makna lebih universal.

Alhamdulillah, masyarakat yang berpandangan buruk kepada kami sedikit demi sedikit sudah mulai mau beramah tamah dengan kami, rezeki pun datang dari suatu yang tak diduga, walaupun saya masih was was dengan saudara suami yang mulai kalap tidak bisa mengusir kami dari rumah.

Tidak lupa saya ingin memberikan pesan kepada para pembaca yang membaca Kisah Horor Mendapat Santet Kiriman yang saya ceritakan.

"Jangan pernah ragu untuk selalu bersandar kepada yang maha kuasa terhadap suatu apapun, sulit itu pasti di rasa selagi kamu hidup tapi jangan pernah mundur karena jika selangkah saja kamu mundur maka musuh mu akan menertawakanmu."

Terima kasih

-

Gimana Cerita Mistis nya ?

Buat Kisah Horor lainya bisa baca :




Mungkin aja kawan-kawan yang membaca artikel ini mengatakan bahwa Encek mah cuman ngada2 nih ceritanya , ga benaran , boongan , Hoax ataupun Fiksi.

Kejadian ini memang sering kali hadir disekitar kita , contoh kecil hal mitis yang pernah di alamin langsung sama gua ada di Kisah Horor Villa Kota Bunga.

Awalnya juga gua pikir mahkluk yang tidak dapat kita lihat pake mata itu cuman isapan jempol aja , ataupun dipake orang tua buat nakutin kita.

Cumannya emang benar , mahkluk seperti itu memang nyata baik kita sadari maupaun tidak kita sadari . juga alangkah baiknya kita lebih mendekatkan diri kita kepada sang pecipta yang maha kuasa.

Pesan dari Mbak Cantika ini bener-bener bagus , meskipun rata-rata ceritanya sudah banyak kita tonton ditelevisi cuman gimana kalo kalian yang rasain sendiri ?

Sempet gua rada janggal sama kejadian dia atas dan coba gua tanyakan ke Mbak Cantika,

Encek Ganteng : "Kalau boleh tau mbak nya bisa hilangin gangguan mistisnya karena apa ya ?
sering ibadah atau bagaimana ya?"

Mbak Cantika : "Saya tu memang punya kelebihan bisa liat yang seperti itu mas, tapi saya orang nya penakut kecuali kalau kepepet baru deh berani."

Encek Ganteng : "Bener2 kejadian yang unik"

Mbak Cantika : "Gangguan mistis tu menurut saya bisa hilang karena kami sekeluarga sama sama bagusin ibadah nya serta zikir nya jadi kiriman orang yang jahat sama kami gak terlalu berat atau parah."

Mbak Cantika : "Ada malah, sewaktu suami masih bujang. Dikirimkan sakit melalui sejenis santet Kiriman supaya suami sakit terus tapi karena suami bagus ibadah dan zikir nya jadi mental sama keponakan nya yang masih kecil hingga sampai sekarang sering sakit sakitan gak jelas."

Mbak Cantika : "Ini memang bukan pengalaman pertama saya di kirim kan seperti itu, saya malah pernah di pelet sampe bertahun tahun sama mantan saya melalui makanan yang di buat dari ati sapi.

Mbak Cantika : "Selama itu saya memang gak sadar kok bisa bertekuk lutut dengan mantan saya sehingga saya bisa menghidupi kehidupan nya selama kuliah dari hasil usaha donat saya hingga skripsi dia saya yang buatkan."

Mbak Cantika : "Sadar nya saya sewaktu mantan saya membatalkan pernikahan kami yang sudah dekat karena depresi gak jadi saya pergi suatu daerah yang nyebrang melewati laut.

Mbak Cantika : "Sewaktu saya disana, sama sekali saya tak ingat sama mantan saya tapi setelah saya pulang. Saya selalu menangis buat pengen ketemu sama dia.

Encek Ganteng : "Tetep percaya intinya sama tuhan kita ya mbak"

Begitu gua selesai komunikasi sama Mbak Cantika , gua langsung mikir ini persis seperti apa yang pernah nyokap gua ceritakan tentang Santet Kiriman.

Tapi gua bener-bener salut sama Mbak Cantika berserta keluarga , yang tetep bersama melewati badai yang datang , hingga sekarang mereka bisa rasain kebahagian yang sempurna.

Harapan gua semoga keluarga Mbak selalu senantiasa dilindungi oleh tuhan yang maha kuasa.

Selain berbau mistis dan mengandung Kisah Horor menurut gua cerita ini membuka mata kita sejenak bahwa sebenernya , memang hanya Tuhan Yang Maha Esa yang maha penolong kita dari segala yang namanya kesusahan.


Nb : bagi yang punya cerita dan ingin dituliskan diblog ini bisa mengirimkan ceritanya via email di :
  • kelvinjunior2500997@gmail.com ( VIA EMAIL )
  • FACEBOOK ( VIA MESSENGER )
  • Tanda ( - ) Untuk awal dari cerita yang dibagikan
  • Tanda ( - ) Untuk akhir dari cerita yang dibagikan


Salam, Markas Cetar

Markas Cetar


Salam Markas Cetar


No comments

Powered by Blogger.