Ads

Cara Impor Barang Perorangan, Bisa Jadi Sumber Cuan Melimpah!

Markas Cetar - membahas Cara Impor Barang Perorangan, Bisa Jadi Sumber Cuan Melimpah! semoga dapat membantu dan juga bermanfaat.

Cara Impor Barang Perorangan, Bisa Jadi Sumber Cuan Melimpah!

Bisnis barang-barang impor di zaman modern seperti sekarang ini bisa mendatangkan cukup banyak keuntungan. Banyak sekali jenis barang yang kini bisa diimpor dan dibisniskan di Indonesia. 

Peluang ini cukup menjanjikan dan jika sudah tahu cara impor barang perorangan yang tepat, maka bisnis tersebut akan terasa semakin mudah. 

Mari cari tahu lebih banyak tentang cara impor barang dari luar negeri.

Cara Impor Barang Perorangan
Cara Impor Barang Perorangan

Persiapan Impor Barang

Proses impor barang sesungguhnya tidaklah sederhana. Memang ada banyak tahapan yang harus dilalui apalagi regulasi bea cukai juga terkadang tidak sesederhana yang diharapkan. 

Namun dengan memahami cara impor barang perorangan yang benar, maka proses ini tak akan terasa terlalu sulit. 

Sebelum masuk ke proses impornya, mari cari tahu dulu apa saja hal penting yang harus dipikirkan sebagai persiapan melakukan impor barang!

1. Jenis Barang yang Diimpor

Poin pertama, pikirkan dulu jenis barang apa yang akan diimpor. Saat ini ada banyak sekali produk yang bisa diimpor dan dijual di dalam negeri. 

Jadi lebih baik fokus dulu pada satu jenis barang agar lebih mudah pengelolaannya. 

Tentukan tipe produk apa yang akan diimpor, apakah produk makanan, fashion, alat kesehatan, peralatan dapur, perabot rumah tangga, dan lain sebagainya.

2. Asal negara

Selanjutnya tentukan asal negara barang yang akan diimpor. Tentunya negara asal ini juga dipengaruhi oleh jenis barang yang akan diimpor. 

Misalnya untuk produk fashion yang sebagian besar diimpor dari Thailand atau mungkin produk alat rumah tangga yang diimpor dari Tiongkok. 

Sebelum melakukan impor, tentu perlu dilakukan riset terlebih dahulu mengenai regulasi yang diberlakukan di negara terkait.

3. Cara Penyerahan Barang

Tidak semua supplier atau seller memberlakukan sistem penyerahan barang impor yang sama. Cara penyerahan barang impor ini harus dipahami terlebih dahulu. 

Prosesnya harus dipahami dengan detail sehingga barang bisa lancar diterima oleh importir. 

Misalnya saja, saat membeli barang dari Tiongkok, importir diwajibkan mengurus barang dari mulai dimuat hingga sampai ke tangan importir sendiri.

4. Cara Pembayaran

Ada beberapa pilihan cara pembayaran yang berlaku dalam proses impor. Contohnya seperti cash in advance payment, open account, dan red clause. 

Sebaiknya pelajari dulu satu per satu metode pembayaran tersebut. 

Baca juga :

Pastikan proses impor berjalan dengan menggunakan sistem pembayaran yang paling sesuai ekspektasi. Tentunya sistem pembayaran yang diberlakukan juga sudah sesuai dengan regulasi yang ada.

5. Perizinan

Penting sekali untuk memastikan adanya izin resmi dalam proses impor tersebut. Perizinan impor itu sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu perizinan pokok dan perizinan khusus. 

Ada tiga komponen yang termasuk dalam perizinan pokok yaitu:

  • Legalitas perusahaan.
  • Angka Pengenal Impor (API).
  • Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

Sementara itu perizinan khusus terkait dengan jenis barang yang diimpor. Misalnya saja untuk buah-buahan maka harus ada izin Importir Produsen Hortikultura. 

Perizinan harus lengkap agar barang yang diimpor bisa masuk ke Indonesia dengan aman dan legal.

6. Jadwal Impor

Importir juga harus memperhatikan jadwal impor. Waktu pengiriman barang atau importasi ini sangatlah penting. 

Sebaiknya dipertimbangkan baik-baik kapan barang akan sampai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan di perjalanan. Buatlah perhitungan yang cermat mengenai waktu impor agar sesuai dengan ekspektasi.

Cara Impor Barang

Impor barang bukanlah hal yang aneh lagi di tanah air. Bahkan Indonesia mencatat angka impor yang cukup tinggi di awal tahun 2022 ini. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat total nominal impor Indonesia mencapai angka US$18,23 miliar. Angka ini naik sebanyak 36,77% dari tahun lalu dan membuktikan bahwa bisnis impor tampaknya memang sedang ramai di Indonesia.

Lalu, seperti apa cara impor barang perorangan yang benar hingga barang benar-benar masuk ke Indonesia? Mari pahami dulu apa sebenarnya importir perorangan itu. 

Importir perorangan artinya mengimpor barang dengan skala kecil dan tujuannya bisa untuk digunakan sendiri atau untuk berbisnis skala kecil. 

Berikut ini adalah 3 cara yang bisa dilakukan untuk mengimpor barang secara perorangan ke Indonesia:

1. Beli Barang dari e-Commerce Luar Negeri

Cara paling mudah dan lazim dilakukan adalah membeli barang langsung dari e-commerce di luar negeri.

Ini menjadi cara paling praktis untuk mengimpor barang perorangan apalagi yang skalanya memang terbatas. 

Ada dua platform e-commerce yang sering digunakan yaitu Alibaba dan Amazon. Keduanya menawarkan banyak jenis produk dan cocok sekali dijadikan pilihan bagi importir perorangan.

Sebenarnya masih ada banyak pilihan e-commerce yang melibatkan seller luar negeri. 

Bahkan Shopee sebagai salah satu e-commerce favorit di Indonesia juga punya banyak seller yang berasal dari negara asing. 

Tinggal pilih saja mana seller yang paling tepercaya dan menyediakan barang sesuai keinginan.

2. Beli Barang Langsung dari Eksportir Luar Negeri

Selain lewat e-commerce, importir juga bisa langsung menjalin kerja sama dengan eksportir luar negeri. 

Hubungi eksportir yang berada di negara tujuan lalu lakukan transaksi langsung dengan eksportir tersebut. 

Jika sulit untuk menghubungi secara langsung maka bisa digunakan jasa titip atau jastip yang saat ini ada banyak beredar di media sosial.

Menggunakan jasa titip biasanya akan terasa lebih mudah karena regulasi impor dan ekspor sudah diurus atau diselesaikan langsung oleh penyedia jasa tersebut. 

Pastikan untuk bekerja sama dengan jastip yang profesional dan tepercaya. 

Jika melakukan transaksi langsung dengan eksportir, maka pilihlah eksportir yang sudah punya kredibilitas tinggi.

3. Gabung dengan Badan Usaha Importir

Salah satu cara impor barang perorangan yang juga efektif dan cocok untuk pemula adalah dengan bergabung badan usaha importir. Saat ini ada banyak badan usaha yang anggotanya terdiri dari para importir. 

Jika belum menemukan badan usaha yang tepat maka bangunlah badan usaha sendiri. Ini bisa menjadi cara terbaik untuk menjalankan bisnis impor karena ada banyak teman yang satu tujuan.

Bagi pemula, cobalah untuk bergabung dengan badan usaha yang sudah cukup lama terbentuk. Di sana pemula bisa bertemu dengan importir lain yang sudah jauh lebih berpengalaman. 

Selain itu regulasi impor juga akan terasa lebih mudah karena ada banyak orang yang membantu. Para importir pemula bisa mengikuti saja proses layaknya importir lain yang terlibat.

Impor barang bagi pemula mungkin akan terasa lebih rumit. Namun jika sudah tahu prosesnya dan mengulanginya kembali maka akan jadi lebih mudah. Apalagi untuk urusan persyaratannya, akan jauh lebih mudah jika sudah pernah punya pengalaman. Jadi jangan ragu untuk mencoba meskipun harus meraba terlebih dahulu.

Cara impor barang perorangan sebenarnya cukup simpel. Regulasinya terbilang lebih praktis daripada impor barang berskala besar.

Baca juga Ide Bisnis lainnya:

Bagi pebisnis yang ingin menjalankan usaha skala kecil dengan menjual barang-barang impor maka pastikan untuk membuat perhitungan dan persiapan yang matang.

Meskipun terkesan sederhana namun proses impor ini tetap harus diperhitungkan agar tidak melanggar aturan apapun dan bisa berjalan lancar.

No comments

Powered by Blogger.