Love Is Insanity
Melupakanmu adalah hal mudah yang tak pernah ku izinkan, hanya tau cara mengingat dan lupa bahwa saat ini kita sudah seperti orang yang tak saling mengenal.
Dahsyat sebuah cinta bahkan setelah beribu malam tanpa adanya sebuah hadir, hati ini selalu enggan untuk mengganti nama yang pernah terukir.
Seolah hati ini mengikuti firasat seekor kucing yang hanya mengenal rumah tanpa tau siapa tuannya, seperti seekor anjing yang bahkan setia mati hanya untuk majikannya tapi tak pernah mengingat dimana rumahnya.
Pada insan yang sedang mencoba sembuh ada sebuah percikan cinta yang begitu menunggu sambaran untuk dibalas, gemuruh rindu yang selalu gaduh tak ingin berhenti hingga semuanya luluh lantah.
Nestapa mencoba memberikan perlawanan dengan memberikan kenyataan yang tak pernah memanjakan, mengulik sungkawa berikan gulana, membuka luka mengoreskan duka.
Bukan hanya jiwa yang dapat sakit, semakin larut lalu dalam hingga akhirnya tak ada satupun yang dapat membantu untuk bangkit dari kubangan luka dari hati yang pernah ditinggal pergi.
Ada kalanya cinta begitu manis namun, ada masanya juga berubah menjadi ironis. Yang tadinya janji manis sekarang tinggal kata-kata yang tak lagi digubris.
Mungkin semua terlihat dramatis namun bahagia perlahan mulai terkikis mulai berganti menjadi sendu, sendu menjadi kecewa, kecewa menjadi pilu dan pilu yang kini terasa sepertinya sudah kritis.
Untuk hati ini yang pernah tertipu segeralah berdamai, sejatinya kepahitan hanya dapat hilang karena sebuah kerelaan jangan biarkan kebahagiaanmu terhalang oleh seorang penipu.
Saat ini aku mengerti mencintaimu sepertinya bukan patah hati yang kusengaja, namun lebih kepada membuka luka lama yang ditambah air cuka. Pedih yang ditambah lagi dengan pedih entah jadi apa yang jelas begitu patah.
Harusnya dari awal aku tak mudah terkecoh pola tiki taka, harusnya aku mengerti ada hati yang tega sengaja singgah, sengaja mengobati luka, dan pada akhir hanya menyisakan cerita.
Hadir menciptakan kenangan lalu pergi membawa angan-angan, cukup handal sampai hati ini tak berasa bahwa kau sedang membual.
Untuk itu aku membuat sebuah kata nadir dalam bentuk yang berbeda, aku percaya setidaknya apa yang pernah datang pastinya meninggalkan kenangan.
Meskipun pada akhirnya tidak seperti yang didamba tapi tak bisa dipungkiri kata Love Is Insanity ini memang berdedikasi padamu dan pada kisah kita yang tak sempurna.
Jika tulisan-tulisan sampah ini pernah memberikan benih-benih cinta yang hangat, kali ini aku tak ingin aku mengikuti cara yang sama. Aku membuat semua ini nyata dengan seni yang berbeda.
Luka yang tergambar, pedih yang melebar dan sakit yang tersebar. Aku buat nyata dalam bentuk sebuah gambar.
Dan setelah semuanya aku harap hangatmu tak lagi pernah ada.
![]() |
| Love Is Insanity |



Post a Comment